First Month To Do List as Software Engineer

Menarik, kalau melihat problem yang dialami teman-teman di Codingfess, yaitu banyak yang merasakan saat transisi masuk perusahaan banyak sekali yang merasa menganggur. Padahal awal probation itu cukup krusial, apalagi ada kaitannya dengan nanti masa akhir penilaian saat probation.

Mengingat saya juga baru saja menjalani masa probation, mungkin bisa sharing sedikit pengalaman saat masa probation di eFishery dibulan pertama.

Memiliki Checklist Probation

Nah, salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah meminta parameter apa saja yang harus dilakukan oleh anak baru di perusahaan tersebut. Misalnya kita bisa meminta checlist / todo list yang harus kita lakukan. Kalau tidak ada, kita bisa mungkin membuat sendiri. Misalnya

Masuk Slack dan Join Channel

Bisa Slack, Discord dan channel-channel penting yang relate sama pekerjaan dan Bisnis Unit kita. Karena tidak semua channel itu public dan perlu invite / role untuk bisa masuk ke sebuah channel.

Invite ke Dokumentasi

Kalau perusahaan memiliki dokumentasi, baik itu bagaimana cara kerja, API, Library yang digunakan, RFC atau hal lainnya. Kita bisa meminta untuk di invite ke dokumentasi-dokumentasi tersebut.

Invite ke Event Google Calendar

Kalau menggunakan metode Agile, Scrum atau SDLC yang berbeda, biasanya ada event event yang perlu kita hadiri. Mintalah untuk di invite ke event tersebut sehingga kita tidak melewatkan setiap event, informasi dan diskusi di event tersebut. Sekaligus, kita mengetahui culture dan cara komunikasi tim.

Membaca Dokumentasi Culture Perusahaan

Nah, ini yang paling penting, yaitu membaca dokumentasi culture perusahaan. Misalnya prinsip mereka kayak gimana, goal perusahaan seperti apa, prinsip engineer di perusahaan seperti apa.

Membaca Dokumentasi Standarasisasi Engineer

Bagian lainnya adalah dengan membaca standarisasi yang telah dimiliki tim engineer. Misalnya

  • Standarisasi bagaimana membuat project baru
  • Standarisasi kode yang dimiliki
  • Milestone proses developer experience didalam tim.

Join Project Management

Maksudnya disini itu, bergabung ke dalam apps untuk mengatur project management seperti Trello, Jira, Click Up, Notion dst tergantung kepada perusahaan menggunakan layanan apa. Karena semua task, sprint, dan inisiatif akan terlihat jelas disini. Transparansi apa yang sedang dikerjakan oleh team, teman dan bahkan diri sendiri juga terlihat. Ini bisa menjadi inisiasi agar kita mulai "bekerja" / "berkontribusi" terhadap project kantor

Arsitektur Apps

Misalkan saja ada project A. Kita sebagai Frontend harus mengetaui, si Project A, menggunakan API dari service mana, repositorynya apa. Databasenya yang mana, Designnya menggunakan apa, Fungsinya untuk apa, dan seenggaknya ada gambaran siapa saja penggunanya. Dengan begitu, kita bisa tahu saat ada masalah tanya kesiapa dan alurnya seperti apa.

Goal Minggu Pertama

1-on-1 dengan  Buddy Eng / Tech Lead

Salah satu cara tercepat mengenal culture, work-flow, code di repository adalah dengan mendengarkan penjelasan orang lain / melihat bagaimana orang tersebut bekerja. Setiap masa probation, seorang pegawai akan mendapatkan Buddy eng untuk membantu kita pada masa probation. Supaya kita punya "senpai" untuk membimbing dan tempat bertanya, berdiskusi terkait apapun yang kita tidak pahami.

Selain Buddy Eng, kita bisa 1-on-1 dengan Tech Lead, untuk mengenal leader kita seperti apa, bagaimana cara dia memimpin dan approach yang dia lakukan kepada kita.

Join dan Membaca Repository Project

Join Gitlab, Github, Jira atau repository yang berkaitan dengan project yang akan kita bangun. Tujuannya tentu saja untuk bisa mengetahui

  1. Bagaimana proses Pull Request
  2. Bagaimana Proses Code Review
  3. Bagaimana proses Gitflow berjalan
  4. Bagaimana cara commit yang dilakukan repository tersebut
  5. Membaca code repository

Ketika kita sudah mendapatkan akses repository tersebut, kita bisa mengutak atik untuk melihat history-historynya. Sehingga kita bisa mengerti bagaimana cara tim kita bekerja.

Mengetahui Working Flow

Membaca dokumentasi, 1-on-1 dan Join Repository project setidaknya sudah memberikan kita gambaran bagaimana sebuah tim kita bisa bekerja. Bagaimana proses development dari coding hingga bisa naik ke production. Bahkan mungkin kita bisa mendapatkan gambaran terkait sebuah feature dari tim bisnis sampai tim engineer

Goal Bulan Pertama

Project pertama

Practice Make Perfect. Pepatah yang cukup tepat untuk menggambarkan apa yang harusnya kita lakukan setelah sebelumnya hanya melihat,membaca dan memahami. Saatnya sekarang untuk melakukan kontribusi terhadap project di perusahaan. Entah skala kecil seperti hanya mengganti nama function, melakukan edit configurasi, apapun itu.

Goalnya adalah kita bisa mempraktekan apa yang telah kita dapatkan selama bulan pertama, agar kita bisa membaca kode di repository tersebut sambil memahami bagaimana apps tersebut bisa berjalan. Sekaligus menjadi saat yang tepat untuk pair programming bareng Buddy Eng.


Nah itu tadi beberapa parameter atau apa saja yang bisa kita lakukan di bulan pertama sebagai Software Engineer di masa probation bulan pertama. Bagaimana bulan kedua dan ketiga? Harusnya kita sudah memiliki inisiatif atau bertanya kepada Tech Lead / Buddy Eng mengenai task yang telah diberikan kepada kita setelah melihat evaluasi kinerja kita saat bulan pertama.

Ini yang saya alami saat mengalami stuck di salah satu task saat bulan pertama, sehingga dipindahkan untuk mengerjakan task lain agar tidak berlama lama dalam mengerjakan sebuah task dan secepatnya beradaptasi dengan culture dan work-flow di kantor.

Kalau merasa tidak "ngapa-ngapain" di bulan pertama, itu sangat berbahaya sekali. Apalagi kita dimasa probation dimana kemampuan kita akan diputuskan apakah cocok atau tidak untuk menjadi pegawai tetap diperusahaan tersebut.

Lebih baik, komunikasikan dengan Manager / Lead, untuk mendapatkan "kerjaan" atau coba selesaikan beberapa Checklist diatas.

Overcommunication is better than misscommunication.